Sunday , December 17 2017

Tips Aman Menjaga Data Privasi di Internet

Begitu banyaknya website atau social media yang menuntut kita memasukkan data pribadi ke internet memberikan satu pertanyaan tersendiri. Amankah semua data dan informasi yang kita masukkan ke internet?

Internet pada masa sekarang ibarat dua sisi mata uang. Sangat banyak manfaat positif dengan semakin majunya perkembangan internet. Namun, tidak sedikit pula efek negatif yang muncul akibat perkembangan internet tersebut, seperti carding dan sebagainya.

Berikut ini adalah tips ringan cara untuk menjaga informasi pribadi tetap aman di internet.

1. Gunakan Password Yang Berbeda pada tiap Website
Password milik user tersimpan dalam sistem dalam bentuk yang terenkripsi. Meskipun algoritma enkripsi data sangat aman, namun tetap masih ada celah kemanan yang dapat ditembus hacker.

Untuk mengatasi hal tersebut, gunakan password yang berbeda di tiap website untuk meminimalisir kebocoran password yang kamu punya, utamanya untuk akun-akun yang penting.

Meskipun penggunaan password yang berbeda membuat otak bekerja keras untuk mengingatnya, tetapi pastikan bahwa akun kamu aman bro. Jangan lupa gunakan variasi huruf, angka, simbol dan huruf kapital untuk digunakan sebagai password.

2. Gunakan Email Cadangan
Hampir setiap web memerlukan alamat email jika kita ingin menggunakan jasa mereka. Jika web yang akan kita gunakan terpercaya sih tidak masalah, namun sayangnya sangat banyak web yang reputasinya belum jelas tetapi kita ingin mencoba servis mereka.

Kamu bisa menggunakan email cadangan sebagai pengganti email utama kamu. Hal ini berguna untuk menghindari spam dan sebagainya sehingga email untuk aktifitas pekerjaan atau kuliah kamu tidak terganggu.

Kamu juga bisa mencoba Mailinator untuk membuat email boneka guna melindungi diri dari situs mencurigakan.

3. Gunakan metode Private Browsing atau Incognito Mode
History dan Password yang tersimpan pada browser dapat membahayakan dirimu terhadap ancaman keamanan. Beruntung browser modern telah memiliki mode private Browsing atau Incognito Mode. Incognito mode membuat Chrome menghapus semua data history dan cache ketika kamu menutup jendela browser.

Baca juga:  Open365, Alternatif Baru Untuk Office Online
Incognito Mode
Incognito Mode

Menggunakan Incognito mode atau private browsing tentu saja mengurangi kenyamanan karena kamu harus login berulang kali ketika kembali mengakses situs yang sama, namun demi keamanan yang terjamin rasanya tidak memberatkan untuk melakukan hal mudah seperti login berulangkali dibandingkan dengan resiko keamanan data pribadi meskipun history dan cache dihapus setiap aplikasi ditutup.

4. Gunakan Two-Step Autenthification.

Beberapa situs seperti Gmail, Dropbox dan Microsoft dapat menggunakan two-step autentification atau otentikasi dengan dua langkah.

Two-step autentification akan membuat sulit hacker atau pencuri untuk masuk ke akunmu kecuali mereka telah memegan nomor handphonemu.

Otentikasi dua langkah ini maksudnya, ketika kamu login maka website akan mengirimkan kode unik ke handphonemu untuk kamu masukkan sebagai verifikasi kedua. Sehingga orang lain tidak akan bisa masuk ke akunmu tanpa nomor HP yang kamu daftarkan.

5. Batasi postingan di Sosial Media
Jangan terlalu banyak berbagi di media sosial. Posting terlalu banyak di media sosial terlebih pada kehidupan pribadimu terhadap publik sama saja membuka kesempatan terhadap hacker atau orang jahat untuk menerka-nerka password-mu.

Untuk itu, gunakanlah media sosial dengan bijak sehingga keamananmu dapat terjaga. Atau, kamu bisa menggunakan private profile pada akun sosial mediamu untuk menghindari perbuatan jahat orang yang tidak dikenal.

Gambar: blogs.ncl.ac.uk

About Rian

SEO enthusiast.

آپلود عکس